Senin, 25 Februari 2019

                                 
Sinopsis Buku Bacaan


 Related image

Ignatius Arviant Darrell Nugroho Putra
         8-2/13
           Jl. Artha Kencana Kav. C1, Sektor XIII No 1
           Rawa buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan,Banten













Pembukaan
Judul buku            : Penemu Paling Berpengaruh Di Dunia
Editor                    : Eddy Soetrisno & Elizabeth Tara, MD
Penerbit                 : CIPTAMEDIA BINANUSA
Desain Cover         : Asep Hidayat Surakusumah
Setting                    : Fahri Dailami
Lay Out                  : Yoga Abdul Rafi
            
               Buku ini sebenarnya tentang tokoh, tetapi saya akan membuat Penemu yang membuat sebuah penemuan berkaitan tentang teknologi. Buku ini terdiri 100 Penemu tetapi saya akan memasukkan hanya beberapa penemu yang menciptakan teknologi.

Isi
             Thomas Alva Edison adalah salah satu tokoh yang menemukan bola lampu, tetapi sebenarnya Thomas Alva Edison hanya menyelesaikan penamuan orang, meski begitu beliau tetap penemu karena tanpanya kita tidak akan memiliki bola lampu. Thomas Alva Edison lahir pada 11 Februari di Ohio. Hidup beliau sangat miskin dan sampai Thomas Alva Edison berjualan koran untuk memenuhi kebutuhan, ibunya mengizinkan Thomas Alva Edison membuat sebuah laboratorium kecil.

              Pada tahun 1868, Thomas Alva Edison berhasil membuat sebuah penemuan pertamanya yaitu Mesin Penghitung Suara, tetapi DPR menolak benda tersebut karena angkanya mereka tak ingin penghitungan suara dilakukan secara lebih cepat dari biasa. Penemuan berikutnya adalah Perbaikan-perbaikan dari sistem telegram dengan puncaknya pada penem,uan suatu sistem di mana empat macam pesan dapat dikirimkan sekaligus melalui satu kawat.

             Pada tahun 1876, Thomas Alva Edison telah menjadi orang yang kaya dan terkenal. Ia berhenti mengelola pabrik-pabrik yang memproduksi penemuannya dan mendirikan laboratorium penemuannya pertama. Ia menguji beberapa orang asisten untuk membantu mengembangkan ide-ide suatu yang bisa dijual. Pada tahun 1889, Thomas Alva Edison membuat kameran film dan kemudian mendirikan studio untuk membuat film dengan sistem pertunjukan Intip. Pada tahun 1896 Henry Ford meminta kepada Thomas Alva agar memberi beberapa petunjuk.

            Pada tahun 1912, Sesungguhnya Edison akan menerima hadiah Nobel. Tetapi hadiah Nobel untuk pembangkitan dan penyebaran tenaga listrik itu harus diterimanya bersama asistennya, Tesla. Permusuhan antara kedua orang tersebut semakin besar. Pada tahun 1931, Thomas Alva Edison wafat pada umur 86 tahun.
         
            Benjamin Franklin dilahirkan dari keluarga Inggris yang telah berimigrasi ke Amerika Serikat, ia merupakan salah satu tokoh menarik dan terkenal pada abad ke-18. Dari sejak kecil Franklin sangat senang membaca buku. Ia pernah kerja magang pada percetakan milik abangnya, James. Pada tahun 1748, saat i menjadi Duta besar di Kerajaan Perancis, ia menemukan kacamata dengan fokus ganda. Sebelum itu ia terus menerus bergaganti-ganti kacamata untuk melihat jauh dan membaca dekat.

            Di bidang ilmu, Franklin merupakan orang yang kaya akan khayalan, yang meramalakan banya sekali hal-hal yang mungkin takkan terjadi sewaktu ia masih hidup. Salah satu penemuannya adalah perapian pensylvania atau kompor Franklin yang dibuatnya pada tahun 1740. Perapian ini adalah penyempurnaan perapian yang ada pada waktu itu.

            Percobaan Franklin yang paling terkenal dibuat untuk membuktikan bahwa petir adalah peristiwa petir. Di tahun 1752, ia menaikkan layang layang di suatu hari hujan badai. Layang-layang raksasa itu terbuat dari sutera dan kerangka yang bersilang dengan tali layang-layang yang pada ujungnya terikat dengan pita sutera.
          
           Api listrik mengalir cukup banyak dari kunci ke pergelangan tanganmu. Franklin beruntung hanya melihat loncatan api listrik. Orang lain melakukan percobaan tersebut ada yang langsung tewas. Ia membelah lensa-lensa kacamatanya, dan melekatkan belahan tersebut dalam suatu bingkai. Ini memungkinkan  ia mengamati orang yang berbicara padanya dari seberang meja makan serta apa pun yang akan dimakannya. Kemungkinan yang dimaksud dengan orang diseberang meja itu adalah wanita-wanita cantik. Franklin tak pernah meminta hak paten atas penemua-penemuannya. Ia percaya akan tukar-menukar secara bebas ilmu pengetahuan dan keterangan, sebab, tulisannya.

Penutup
               
           Kita harus menghormati semua penemu dengan mengetahui biografinya karena jika kita engetahui biografi orang peting  baerarti kita menghormati para penemunya dan beliau sudah berusaha semampu jiwa dan raga hanya untuk menciptakan sebuah benda-benda. Dengan membaca buku ini, saya mengetahui teknologi yang dibuat penemu.


          Benjamin Franklin meskipun hidup orang kaya tetapi dia suka membaca dan logika bisa berjalan. Dengan berjalan logikanya dan suka membaca buku membuat Benjamin Franklin dapt menemukan hal yang berguna dan sangat penting yaitu penyangkal petir, tanpanya kita akan hidup tanpa penyangkal petir. Jika tidak ada penyangkal petir akan menyebabkan saat ada sambaran petir, akan membuat rumah dan bangunan akan tersambar petir yang menyebabkan terjadinya kebaran. Beliau tidak hanya membuat penangkal petir tetapi membuat banyak penemuan-penemuannya.

        Thomas Alva Edison adalah orang miskin yang ingin berkembang menjadi orang yang maju dan sukses. Meskipun Thomas Alva Edison tidak sekolah saat pertengahan SD dan beliau diajarkan Ibunya. Thomas Alva Edison adalah seorang penjual koran. Coba kita membayangkan jika penjual koran dapat menjadi orang yang sukses yaitu menjadi orang kaya dan penemu yang kaya dan terkenal. Dengan segala usahanya dia bisa menciptakan bola lampu yang sangat berguna dalam kehidupan. Dia bisa sukses tanpa jeri payahnya yang ia keluarkan bahkan Thom,as Alva Edison menjadi cacat karena percobaanya.

        Kedua Penemu ini sangat berguna dan yang mengekluarkan semua usahanya, tetapi hanya kedua penemu ini saja yang mengeluarkan jerih payah. Tetapi ribuan penemu harus memikirkan segalanya dalam yang ingin ditemukan. Saya bersyukur para penemu ini ada, jika tanpa penemu itu semua ciptaannya tidak akan ada.

      
           


Tugas PKN HAM Ignatius Arviant DNP

 HAM itu sangat penting karena hak manusia yang sangat penting karena manusia mempunyai hak kesetaraan, kebebasan, dan lain-lain. Contohnya ...