1. -Logis, yaitu sesuai dengan logika. Secara singkat, dapat dikatakan bahwa logika adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus atau tepat. Dalam logika, berbagai hal ditimbang secara objektif berdasarkan data dan analisis akal sehat.
-Analitis, yaitu bersifat analisis. Pada hakikatnya, analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. Dengan berpikir analitis, seseorang didorong untuk membuat keputusan yang lebih baik.
2. -Objektif : Seorang peneliti tidak boleh menggabungkan perasaan pribadinya kedalam penelitian yang bersifat subjektif. Agar menghasilkan sebuah penelitian yang baik, maka peneliti harus bekerja sesuai dengan data-data yang ia dapatkan dilapangan.
-Kompeten : Seorang peneliti harus memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik penelitian tertentu.
-Faktual : Seorang peneliti harus bekerja sesuai dengan fakta yang ia peroleh.
3. Menentukan topik dan masalah penelitian. Hal ini dilakukan untuk menentukan masalah yang akan diteliti. Seorang peneliti itu melakukan penelitian karena ingin mendapatkan jawaban dari masalah tersebut
-Melihat studi penelitian yang sudah ada sebelumnya, hal ini dilakukan untuk menghindari plagiasi
-Latar belakang dan perumusan masalah. Latar belakang masalah dalam penelitian ini dibuat karena seorang peneliti harus menjelaskan alasannya melakukan penelitian tersebut.
-Membuat tujuan penelitian. Hal ini harus berkaitan dengan kebermanfaatan akademik maupun sosial
-Landasan Teori. Dalam sebuah penelitian diperlukan sebuah landasan teori untuk menganalisis masalah penelitian. Landasan teori itu dapat dipahami sebagai dasar teoritis bagi peneliti untuk memecahkan masalah.
-Merumuskan hipotesis. Hipotesis merupakan jawaban sementara penelitian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar